Misteri Negeri Hilang atau Negori Silop Kayuagung

Misteri Negeri Hilang atau Negori Silop Kayuagung

Anisa Br Sitepu
2020-05-12 14:15:57
Misteri Negeri Hilang atau Negori Silop Kayuagung
Negeri hilang kayuagung (Foto:Istimewa)

Kisah misteri negeri hilang berawal dari terjadinya sebuah pergolakan baik perebutan kekuasaan dan juga menentang aliran kepercayaan animisme dan agama nasrani untuk masuk kewilayah penduduk pribumi.  Kayuagung yang berasal dari leluhur keturunan Mesir dan juga suku Lampung sereta suku jawa yang terusir dari beberapa kerajaan kecil ditanah jawa. 

Masa itu,  penduduk Kayuagung yang mendiami dua wilayah yang dipisahkan oleh aliran sungai yang sekarang disebut sungai Komering. 

Konon,  penduduk keturunan Mesir hidup mereka terkenal sebagai orang yang kaya raya,sedangkan yang leluhurnya dari tanah jawa kehidupan sederhana namun sangat dikenal sopan santunnya serta banyak yang berjiwa sosial. Ada pula suku yang berasal dari suku Lampung ,dan suku Batak Sekala Borak, kelompok ini banyak memiliki kemampuan gaib. 

Kemudian, ada dua saudara dari leluhur berdarah Mesir, mereka berdua adalah saudara sepupu yang mempunyai kemampuan untuk menutupi pandangan orang yang berniat jahat pada mereka bahkan mereka bisa menutupi pandangan orang awam terhadap sebuah kawasan sekalipun.

Suatu hari daerah Kayuagung kedatangan seorang ulama dari daerah Banten yang bernama Ki.Riduwan Hasyim Rasyid beliau adalah seorang kiyayi berdarah mesir sahabat dari puyang Yusuf dan Sulaiman keturunan Mesir yang hidup di daerah Kayuagung.

Dari hasil pertemuan itu, seminggu kemudian Puyang Yusuf dan Sulaiman membuat maklumat pada penduduk Kayuagung. 

Adapun maklumat itu berbunyi: Bagi penduduk yang banyak menyimpan harta emas intan berlian, dan juga taat pada ajaran Islam,jika tidak mau dijajah Belanda, mari ikut bersama kami untuk membangun dusun di daratan talang hutan mulai dari hutan Perigi sampai hutan Kedaton. 

Alasan membuat dusun dijelaskan pada penduduk. Mendengar maklumat itu, banyak sekali orang orang bersama anak pinak mereka ikut membuka kawasan pemukiman baru. 

Oleh sebab itu,  Puyang Sulaiman yang ditua tuakan dalam rombongan itu, bersama Puyang Yusuf, mereka membagi wilayah penduduk menjadi 4 wilayah sesuai dengan kemampuan dan karakter tempat penduduk yang berjiwa kehidupan penduduk itu masing masing.

Wilayah Perigi tempat pemukiman para ahkli dibidang kepercayaan,kutaraya tempat kelompok orang berjiwa sosial tapi sering menguji keimanan manusia,wilayah Kedaton adalah kumpulan para akhli dibidang pengobatan.

Namun, nama wilayah untuk mereka yang berstatus ningrat dalam arti mereka yang banyak harta kekayaannya yaitu diwilayah paling talang dihutan kutaraya berbatasan dengan perigi. Konon nama negeri tersebut bernama " Tiyuh Beruyut " maksudnya gabungan dari beberapa rumpun keluarga. berpuluh tahun tiyuh Beruyut damai dan tentram.

Kemudian, Puyang Yusuf mulai memagari wilayah kekuasaannya dengan kemampuan gaibnya agar orang2nya serta daerah mereka tidak terlihat oleh siapapun diluar orang orang mereka.

Puyang Sulaiman juga bersahabat dengan beberapa tokoh sakti didaerah Kayuagung, baik Seriang Kuning maupun Langkuse. Mereka bersatu padu untuk menjaga Kayuagung dari gangguan penjahat apalagi yang namanya penjajah.

Suatu ketika, puyang Yusuf dan Puyang Sulaiman harus berangkat ketanah suci menunaikan ibadah haji, mereka sempat menitif pesan pada Seriang Kuning agar dijaga sepenuhnya rakyat yang ada di dalam Tiyuh Beruyut tersebut. Sulaiman memberikan ilmu kebatinan pada Seriang Kuning.Namun ilmu untuk membuka dan menutup pandang dengan sehelai daun tidak diserahkan. 

Keduanya pun berangkat berbulan-bulan bahkan waktu bertahun. Daerah kekuasaan Sulaiman dan Yusuf terlanjur dikunci, orang penghuninya sempat di tutupi, mereka berangkat ke tanah suci. Kabar berita tentang mereka berdua tak terdengar beberapa bulan bahkan bertahun. 

Nahas, saat itu ada kabar bahwa mereka berdua meninggal saat menunaikan ibadah haji di tanah Mekkah. Dusun terkunci, rakyat didalamnya terselubungi oleh gaib, yang akhirnya hilang dari pandangan orang awam. Lantaran itu dia disebut sebagai negori silop karna saat dikunci oleh dua tokoh tersebut yang tidak sempat dibuka lagi.

Nah,  pada hakekatnya negeri itu memang ada tapi tidad. Banyak misteri terjadi setelah hilangnya perkampungan itu. Bahkan diabad sekarang ini sering muncul beragam misteri ditengah masyarakat Kayuagung.

Kesimpulannya bahwa sebelumnya daerah itu memang ada nampak, tapi lantaran tertutup oleh kemampuan gaib yang tidak sempat dibuka oleh sang penguncinya, maka kesannya daerah itu menghilang yang identik disebut oleh masyarakat Kayuagung sebagai Negori Silop. 


Share :