Ini Masjid Ramlie Musofa, Masjid Mewah Sunter Bagai Taj Mahal

Ini Masjid Ramlie Musofa, Masjid Mewah Sunter Bagai Taj Mahal

Ahmad Diponegoro
2020-05-10 10:24:17
Ini Masjid Ramlie Musofa, Masjid Mewah Sunter Bagai Taj Mahal
Foto: Istimewa

Masjid Ramlie Musofa tepatnya di Jalan Danau Sunter Selatan 1 blok 1 10 nomor 12 C 14 A, Jakarta Utara. Bangunan yang berada di seberang Danau Sunter, Jakarta Utara ini rupanya ialah sebuah masjid. 

Masjid Ramlie Musofa memiliki kesan mewah dan menawan karena berarsitektur layaknya seperti monumen Taj Mahal di India.

Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai Masjid Ramlie Musofa di Sunter yang dirangkum dari beberapa sumber:

1. Sejarah Masjid Ramlie Musofa

Masjid ini mulai dibangun oleh Ramli Rasidin pada tahun 2011-2016. Pembangunan masjid yang memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi ini mendatangkan bahan bangunan untuk mimbar berupa marmer dari Turki dan Italia loh, juga mendatangkan ornamen ukiran khusus dari Pulau Jawa.

Masjid ini terinspirasi dari kisah berdirinya monumen Taj Mahal yang menceritakan tentang pembangunannya menjadi ajang perwujudan cinta antara seorang raja terhadap istrinya. Hal itu menjadikan inspirasi bagi pemilik Masjid Ramlie Musofa ini untuk berharap masjid ini sebagai pembuktian cinta terhadap Allah, Islam dan keluarga.

2. Perpaduan 4 Unsur Budaya

Masjid megah berwarna putih ini memadukan empat unsur budaya, yakni Indonesia, Tionghoa, India dan Arab. 

Tiap budaya memiliki makna budaya yang berbeda, seperti budaya Arab mewakili agama Islam, budaya Tionghoa berasal dari latar belakang sang pemilik, dan budaya India dari kisah monumen Taj Mahal.

3. Terdapat 3 Unsur Bahasa

Di bagian depan masjid Ramlie Musofa, Anda akan disambut dengan ukiran surat Al-Fatihah yang menggunakan tiga bahasa sekaligus, yaitu bahasa Arab, Indonesia, dan Mandarin.

Tak hanya itu, di beberapa sudut dinding masjid juga terdapat ukiran kaligrafi yang menerangkan hari kiamat dan hari pembalasan, serta doa-doa.

Tujuannya adalah untuk mempermudah para muallaf atau wisatawan asing yang berasal dari Tionghoa saat berkunjung ke sini, serta agar seluruh umat muslim senantiasa ingat kepada Allah SWT.


Share :