Sarinah Dirombak Besar-besaran? Ini Kata Erick Thohir

Sarinah Dirombak Besar-besaran? Ini Kata Erick Thohir

Dedi Sutiadi
2020-05-09 11:07:05
Sarinah Dirombak Besar-besaran? Ini Kata Erick Thohir
Gedung Sarinah Thamrin. Foto: Istimewa)

Gedung Sarinah Thamrin yang berlokasi di Jakarta Pusat akan dirombak besar-besaran. Gedung yang menjadi pusat perbelanjaan pertama di Indonesia tersebut  akan dirombak menjadi Indonesia friendly. 

Menteri BUMN Erick Thohir menuturkan renca Kementerian BUMN untuk merenovasi dan merombak fungsi Gedung Sarinah menjadi Indonesia friendly. Artinya, perombakan ini akan mendesiagn Gedung Sarinah menjadi tempat yang berpihak pada merek dan hasil usaha kecil dan menengah (UKM).

"Saya rasa Sarinah sebuah project yang diciptakan Pak Soekarno yang luar biasa. Sarinah hari ini harus ada Sarinah ke depan. Karena itu Pak Jokowi sendiri bersama saya mendiskusikan bagaimana supaya konsep ritel ini lebih friendly kepada Indonesia, artinya keberpihakan pada merek lokal dan hasil UKM yang dikuratorkan" paparnya dalam wawancara terbatas di Kementerian BUMN Jakarta Pusat, Jumat kemarin 8 Mei 2020.

Erick juga menjelaskan perombakan ini akan membuat wajah baru Gedung Sarinah dengan nuansa Indoensia yang modern. Di dalamnya akan memuat tempat makan, belanja bahkan tempat terjadi kesepakatan dagang (trading area).

"Karena itu tadi secara simbolik areanya mesti menjadi lifestyle. Orang bisa datang ke situ makan, belanja dengan enak, dengan gayanya. Nah ketika marketnya besar baru kita kerucutkan di tempat itu ada tempat deal, trading area supaya buyer luar negeri melihat ini produk-produk," ungkapnya.

Tidak hanya itu, nantinya Gedung Sarinah yang bari in juga akan menyediakan ruang untuk diisi dengan tempat pelatihan, duty free hingga tempat berkumpulnya para startup atau perusahaan rintisan.

"Tempat coaching, maksudnya di-training itu kan lantainya sampai atas. Kalau bisa kantor yang ada di Sarinah semua startup saya mau. Saya sudah minta beberapa kantor LinkAja yang anak muda kalau bisa pindah ke situ," ujarnya.

Erick juga menyadari, setiap perubahan pasti ada konsekuensi. Perombakan yang disiapakan ini diharapkan bisa berpihak pada mereka para pelaku usaha kecil dan menengah. 

Memang suka nggak suka ketika desainnya diubah total ada konsekuensi yang tidak enak, penyewa-penyewa di situ ya tidak bisa tidak kita kasih tahu kalau mau renovasi. Karena itu sudah sampaikan dengan konsep seperti ini siapa yang bisa ikut ayo, yang memang tidak bisa ikut kita mengerti nggak apa-apa," terangnya.

"Itu bagian keberpihakan lah yang namanya keberpihakan selalu dibilang salah dan benar. Cuma hari ini keberpihakan BUMN dengan Sarinahnya. Kita mau brand lokal, UKM desainer mendapat tempat prioritas," ungkapnya.


Share :