Mulai dari Botok Tawon hingga Walang, Ini 4 Makanan Ekstrim di Banyuwangi

Mulai dari Botok Tawon hingga Walang, Ini 4 Makanan Ekstrim di Banyuwangi

Ahmad
2020-05-06 11:50:32
Mulai dari Botok Tawon hingga Walang, Ini 4 Makanan Ekstrim di Banyuwangi
Foto: Istimewa

Selain banyaknya wisata alam yang terlalu indah jika dilewatkan. Banyuwangi juga memiliki beraneka ragam kuliner, mulai dari kuliner lazim sampai yang tak lazim. 

Ini 4 kuliner tak lazim yang dapat dengan mudah Anda jumpai saat berkunjung ke Banyuwangi.

1. Botok Tawon

Batok tawon merupakan makanan olahan dari ampas kelapa yang dibumbui dan kemudian dicampur dengan tawon (lebah) atau larva tawon. Bagian yang digunakan untuk botok tawon yaitu bagian sarang yang masih terdapat larva. Rasa botok tawon gurih dengan sedikit asam berasal dari perut larva. Umunya, larva yang berada di sarang tawon juga dibiarkan utuh. Larva tawon memiliki tekstur kenyal, dan ketika Anda mengunyahnya makan akan keluar sedikit cairan asam dari bagian perutnya. Botok tawon ini cocok dimakan bersama dengan nasi.

2. Walang

Walang alias belalang merupakan kuliner musiman, yang banyak dijumpai ketika musim penghujan antara bulan Januari hingga Mei. Walang biasanya disajikan dengan cara digoreng, dan bercitarasa gurih. Walang juga mengandung protein tinggi.

3. Tongseng Biawak

Di Banyuwangi Anda bisa mencoba tongseng biawak. Tongseng biawak banyak dijumpai di warung makan pinggir jalan daerah Jajag dan Genteng. Daging biawak memiliki tekstur seperti daging ayam namun lebih alot, dan nikmatnya lagi tongseng biawak tidak berbau amis.

4. Bekicot

Beragam olahan bekicot bisa Anda temui di Banyuwangi, mulai dari krengsengan bekicot sampai bekicot saus padang. Bahkan di beberapa kantin sekolah juga banyak dijumpai jajanan bekicot crispy. Bekicot juga mengandung protein, dan memiliki citarasa yang gurih karena itulah banyak orang yang menyukai olahan bekicot.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00