Sneakers lokal Ventela Digugat Vans karna Plagiat

Sneakers lokal Ventela Digugat Vans karna Plagiat

Foto
Ventela dok Instagram

Persaingan dan perseteruan' antara merek sepatu global, Vans dan sepatu lokal Ventela kembali mencuat.


Tak hanay itu saja bahkan sepatu Ventela pernah merilis Ventela Retro yang memiliki siluet sangat mirip dengan Vans Old Skool sehingga menjadi perbincangan publik.


Merek sepatu dalam negeri itu punya desain dengan stripe putih di sisinya, yang sekilas mirip sama jazz stripes milik Vans. Apalagi sejak Ventela merilis Ventela Public dan Ventela Retro.


Bahkan terbaru, dari sebuah unggahan di akun Instagram @localmadness.id memperlihatkan beberapa reseller Ventela melaporkan sejumlah postingan Instagram-nya diapus.


Menurut mereka, penghapusan unggahan sepatu Ventela tersebut atas dasar laporan langsung oleh Vans US.


Sudah jadi rahasia umum bila strip sepatu Ventela tersebut masuk dalam copyright milik vans.


Menanggapi hal ini, Ventela lewat Instagram Story mengklaim desainnya telah didaftarkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.


"Jadi sebagai Reseller tidak perlu khawatir dengan apa yang terjadi. Mungkin ada pihak yang keberatan dengan desain kita, dan itu hal wajar dalam dunia bisnis, itu merupakan hak mereka dan kita tidak bisa melarangnya," tulis pihak VentelaShoes di story instagramnya.


Tak hanya itu saja bahakn Ventelashoes pun yakin mereka telah memenuhi persyaratan administrasi dan tidak melanggar hukum.


Tak hanya itu saja bahkn di sisi lain, beberapa reseller sneakers Ventela yang unggahannya dihapus sampai di-ban mengeluhkan kejadian ini. Salah satunya adalah Indra pemilik akun @exploseco.new yang telah memiliki lebih dari 36 ribu followers.


Bahkan tak hanya itu saja pasalnya Indra juga mengaku foto Ventela Public yang ia unggah dihapus oleh Instagram sejak Minggu pukul 06.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 17.00 WIB, dia udah enggak bisa mengakses akun tersebut.


"Enggak tahu kenapa langsung akun saya yang di-ban. Saya udah ajukan banding tapi enggak ada konfirmasi dari Vans-nya," kata dia saat dihubungi wartawan, Senin 27 April 2020.


Lewat Instagram-nya, pemerhati sneakers lokal Dr. Tirta juga langsung membahas hal ini.


"Vans us tu galak, Video itu relevan skrng, 2 tahun lalu video ini menuai kecaman banyak pihak, terlepas kontroversinya, akhirnya apa yg saya katakan saat itu, kejadian bener skrng. Dan ga tanggung2, auto delete," jelasnya