Tak Digaji, Tukang Sapu Kuburan di Padangsidimpuan Tetap Mengabdi

Tak Digaji, Tukang Sapu Kuburan di Padangsidimpuan Tetap Mengabdi

Ahmad
2020-04-21 17:04:50
Tak Digaji, Tukang Sapu Kuburan di Padangsidimpuan Tetap Mengabdi
Foto: Istimewa

Belasan tahun tanpa diupah, Luhut Lubis (55), warga Jalan Imam Bonjol, Gang Bengkel, mengabdikan dirinya sebagai tukang sapu di tempat pemakaman umum (TPU) Simpang Silandit, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, tanpa mendapatkan upah.


Ayunan tangan yang sudah keriput dari laki-laki yang terjangkit paru-paru itu terlihat jelas ketika correcto.id menjumpainya di areal pemakaman muslim itu, Selasa 21 April 2020. 


Dengan Memakai baju kameja pendek warna biru, suami dari Hawa (61), terlihat sedang membersihkan sampah yang jatuh dari pepohonan yang ada di tempat itu.


Sejak 2002, Luhut sudah menjadi tukang sapu di TPU milik Pemerintah Kota Padangsidimpuan itu. Tak banyak yang bisa diungkapkannya, namun, laki-laki anak 6 itu mengaku tidak pernah mendapatkan upah dari pemerintah. Setiap hari, Luhut membersihkan disetiap sudut areal pemakaman itu.


"Yang penting ikhlas, walaupun tidak ada honornya,"ujarnya ketika ditemui.


Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dia hanya mendapatkan uang dari orang yang datang berziarah. Hampir setiap hari, dia bekerja dengan ditemani oleh istrinya.


"Kalau istri menyediakan air untuk warga yang mau ziarah," imbuhnya.


Mereka juga tidak mematok harga dan hanya mengharapkan keikhlasan dari warga yang mengambil air.


Pernyataan yang sama juga datang dari Hawa. Selain menjadi tukang sapu, dia dan suaminya juga setiap hari Jumat u membersihkan masjid. Mereka juga tidak pernah mendapatkan upah dari pemerintah.


"Kalau ada yang mau ngasi uang kami terima, tapi kalau tak ada, juga tidak masalah," imbuhnya.


Koresponden Medan: Eben Pinem


Share :

HEADLINE  

Clairmont Kembali Laporkan Codeblu, Klaim Rugi Miliaran Rupiah

 by Frida Tiara Sukmana

February 14, 2026 15:00:00


Dari Indonesia ke Asia, Estetika Retro Ardhira Putra Jadi Sorotan

 by Miftakhul Hasanah

February 06, 2026 16:30:00


Mengenal Theresia Agustina Sitompul, Seniman Partisipan Art for Sumatra

 by Miftakhul Hasanah

February 06, 2026 13:15:20


Howard Smith x Muklay, Saat Kecepatan Bertemu Ekspresi Seni

 by Miftakhul Hasanah

January 29, 2026 22:15:00