Ternate, Maluku Utara baru saja diguncang gempa pada Sabtu malam 18 April 2020. Menurut keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan 4 pada skala richter. Gempa terjadi pada pukul 20.38.
Keteranga dari BMKG menyebutkan, gempa yang terjadi di Ternater tersebut berpusat di pada titik koordinat 1.1 LU 126.66 BT yakni berada di lautan sekitar 87 kilometer barat laut Ternate. Pusat gempa berada di kedalaman 14 kilometer, guncangan gempa dirasakan di Ternate pada II MMI.
Meski demikian BMKG tidak melihat gempa berpotensi tsunami. namu demikian BMKG mengimbau masyrakat untuk tetap tenang dan tidak panik jika terjadi gempa susulan.
Untuk diketahui, sebagian besar wilayah Indonesia termasuk daerah rawan gempa. Merujuk pada data BMKG, selama 1976‐2006 saja, telah terjadi 3.486 gempa bumi dengan magnitudo lebih dari 6,0.
Apa penyebab gempa bumi? Dari segi penyebab, gempa bumi bisa dibedakan dalam 2 jenis. Pertama, gempa tektonik yang terjadi karena pergerakan/pergeseran lapisan batuan di kulit bumi, secara tiba‐tiba. Hal ini terjadi akibat pergerakan lempeng‐lempeng tektonik. Selain itu gempa bisa juga terjadi karena aktivitas gunung api.
Gempa jenis kedua ini disebut gempa bumi vulkanik. Pergerakan lapisan batuan di dalam bumi secara tiba‐tiba dapat menghasilkan energi yang dipancarkan ke segala arah berupa gelombang seismik. Saat gelombang itu mencapai permukaan bumi, getarannya bisa merusak segala sesuatu, seperti bangunan, dapat menimbulkan korban jiwa.