Jam Gadang dan Big Ben di London Cuma Diproduksi Dua di Seluruh Dunia, Simak Fakta Unik Lainnya

Jam Gadang dan Big Ben di London Cuma Diproduksi Dua di Seluruh Dunia, Simak Fakta Unik Lainnya

Ekel Suranta Sembiring
2020-04-17 19:00:10
Jam Gadang dan Big Ben di London Cuma Diproduksi Dua di Seluruh Dunia, Simak Fakta Unik Lainnya
Jam Gadang (foto: authentic-indonesia.com)

Berkunjung ke Sumatera Barat belum lengkap rasanya kalau tidak mengunjungi jam Gadang yang merupakan Iconiknya kota wisata Bukittinggi, jam gadang yang berdiri megah di tengah-tengah pusat keramaian kota Bukittinggi ini mempunyai perjalanan dan sejarah yang panjang.


Diawali penciptaan oleh Pabrik Mesin Keluaran Jerman Bernama Vothmann relinghausen pada tahun 1892, yang memang hanya di buat 2 unit, satu untuk Big ben dan satu lagi untuk Jam Gadang. Hal inilah yang membuat mereka kembar, karena setelah itu tidak ada produksi berikutnya.


Kemudian Jam Gadang berlayar ke Sumatera Barat melalui Pelabuhan Teluk Bayur yang didatangkan langsung dari Rotterdam Belanda, sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada sekretaris Kota Fort de kock atau Bukittinggi sekarang, atas keberhasilannya memimpin kota Bukittinggi.


Sepanjang Sejarahnya sudah terjadi tiga kali perubahan bentuk atapnya, lain kepepimpinan lain pula cita rasanya. Pada zaman Hindia Belanda atap berbentuk bulat dengan patung ayam Jantan menghadap ketimur. Pada zaman penduduk Jepang atap berubah Bentuk seperti Pagoda, dan setelah Indonesia merdeka atap berubah menjadi bentuk seperti gonjong rumah Gadang sampai saat ini belum pernah diganti lagi.


Hal yang unik dari Jam Gadang ini adalah material bangunannya terbuat dari kapur putih, putih telur, dan pasir putih. Keunikan yang lain terdapat pada susunan angka IV romawi menjadi IIII.


Sekarang dengan wajah barunya jam gadang dipercantik dengan lampu warna warni yang menari-nari pada malam hari. Dan medan nan bapateh disiapkan untuk seniman jalanan yang ingin mengekspresikan diri menampilkan karya-karya terbaiknya


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00