Masakan Sumatera Utara Terkenal Lezat, Coba 5 Kuliner Khas Karo Ini Dijamin Nagih

Masakan Sumatera Utara Terkenal Lezat, Coba 5 Kuliner Khas Karo Ini Dijamin Nagih

Alpandi Pinem
2020-04-15 20:10:57
Masakan Sumatera Utara Terkenal Lezat, Coba 5 Kuliner Khas Karo Ini Dijamin Nagih
Ayam Cipera (Istimwa)



Sumatera Utara khususnya Kabupaten Karo sangat terkenal dengan berbagai makanan khas yang sangat lezat. Jika Anda berkunjung, cobalah masakan yang lezat dan unik dari Suku Karo.

Masyarakat Suku Karo memiliki masakan yang lezat, salah satunya seperti Terites. Makanan lainnya yang paling dikenal adalah ayam cipera yang dipadu dengan tepung jagung.

Berikut inilah beberapa masakan khas Karo yang wajib dicoba dan dijamin pasti bikin ketagihan :

1. Ayam Cipera


Ayam cipera dibuat dengan bahan dasar ayam kampung yang dipadu dengan tepung jagung. Filosofi hidangan ayam yang seluruh bagiannya dimasak melambangkan makna keutuhan keluarga yang tidak bisa terpisahkan dan rasa bahagia. Ayam cipera biasanya disajikan saat upacara perkawinan, upacara erpangir atau upacara mandi buang sial. Ayam cipera ini disajikan bersama dengan tasak telu.

2. Gule Kuta Kuta


Gule kuta-kuta juga menggunakan ayam sebagai bahan utama masakan. Ayam digulai dengan bumbu khas, yaitu  asam cekala/patikala dan juga kincong atau kecombrang/honje.

3. Tasak Telu

Tasak telu berarti tiga masakan. Tasak telu menggunakan bahan utama ayam rebus, kuah khas Karo, dan sayuran. Makanan ini tidak disajikan untuk makan sehari-hari, Tasak telu biasanya disajikan untuk acara adat tertentu.

4. Kidu-Kidu

Kidu-kidu merupakan makanan khas Karo yang menggunakan bahan dasar ulat sagu. Cara membuatnya sangat mudah, hanya menggunakan bahan- bahan seperti bawang merah, bawang putih, cabai, tomat, minyak, garam, dan tambahan buah andaliman. Anda dapat memakan kidu-kidu sebagai lauk bersama dengan nasi.

5. Terites

Terites menggunakan bahan dasar sayuran yang ada dalam perut sapi, kambing, atau kerbau. Sayuran dalam perut masih segar karena rumput diambil saat setelah kerbau makan rumput dan masuk ke pencernaan. Makanan ini sangat sulit ditemui, sebab hanya ada saat pesta besar seperti merdang merdem (pesta panen tahunan).


Share :

HEADLINE  

Dari Indonesia ke Asia, Estetika Retro Ardhira Putra Jadi Sorotan

 by Miftakhul Hasanah

February 06, 2026 16:30:00


Mengenal Theresia Agustina Sitompul, Seniman Partisipan Art for Sumatra

 by Miftakhul Hasanah

February 06, 2026 13:15:20


Howard Smith x Muklay, Saat Kecepatan Bertemu Ekspresi Seni

 by Miftakhul Hasanah

January 29, 2026 22:15:00


Ranbir Sidhu Ubah Logam Jadi Instalasi Raksasa di Museum

 by Miftakhul Hasanah

January 26, 2026 11:16:05