Quraish Shihab: Korban COVID-19 Syahid, Tak Dibenarkan Menolak Penguburannya

Quraish Shihab: Korban COVID-19 Syahid, Tak Dibenarkan Menolak Penguburannya

Ahmad
2020-04-13 14:53:43
Quraish Shihab: Korban COVID-19 Syahid, Tak Dibenarkan Menolak Penguburannya
Foto: Istimewa

Kasus penolakan jenazah COVID-19 mengundang rasa prihatin banyak orang. Salah satunya ulama senior KH Quraish Shihab. Ulama ini mengingatkan soal empati dan sikap jika ada seseorang yang meninggal dunia.


"Apakah anda atau keluarga anda yang bisa jadi mengalami hal serupa rela diperlakukan seperti ini. Ukurlah diri anda ketika memperlakukan orang lain," kata KH Quraish Shihab dalam Kelas.mu Belajar Live, Menolak Jenazah dalam Pandangan Agama dan Sisi Kemanusiaan yang dipandu Alissa Wahid pada Minggu 12 April 2020.


Selain empati, agama juga mengajarkan sikap baik pada orang yang telah meninggal. Mereka yang masih hidup harus menghormati jenazah dan menguburkan secepatnya. 


Prinsip proses penguburan jenazah adalah tidak boleh ada penundaan. Menurut KH Quraish Shihab, orang yang berperang melawan Nabi Muhammad SAW saja ketika meninggal harus segera dikubur. Artinya, tidak ada alasan menahan proses pemakaman, termasuk untuk jenazah COVID-19.


Mereka yang meninggal karena infeksi virus corona kedudukannya lebih khusus lagi karena dinilai syahid. Kedatangan mereka telah dinanti malaikat sehingga tidak wajar ketika dihalangi saat harus dikubur.


"Kita lihat tidak ada alasan untuk menghalangi setelah semua protokol dan cara yang ditentukan agama serta kesehatan terpenuhi. Jadi sikap menghalangi atau apapun namanya tidak bisa dibenarkan," kata KH Quraish Shihab dalam acara yang disiarkan melalui link YouTube GUSDURian TV.


Menghalangi atau menolak penguburan jenazah COVID-19 terasa menyakitkan bagi keluarga yang ditinggi. Tindakan tersebut terasa lebih menyakitkan jika jenazah berjasa pada penanganan COVID-19. 


"Menghalangi penguburan jenazah tidak tepat. Karena itu, bertanyalah pada yang paham. Tidak lantas mengambil sikap yang mencederai hati dan keluarga korban," kata KH Quraish Shihab.


Pengetahuan dari yang paham menjadi dasar untuk bersikap baik dan menghormati jenazah COVID-19. Selain tidak menghalangi proses penguburan, sikap selanjutnya adalah membantu keluarga yang ditinggalkan. Keluarga tersebut harus didoakan supaya tetap kuat dan ikhlas, bukannya dikucilkan atau mendapat perlakuan buruk.


Share :