Seorang aktivitas sosial AE Priyono meninggal dunia pada Minggu 12 April 2020 sekitar pukul 11.25 WIB. Kabar tersebut dikonfirmasi sahabat karibnya yang juga Direktur Eksekutif Amnesti Internasional Indonesia Usman Hamid.
"Innalillaahi, Bung AE Priyono, intelektual Islam dan pendukung gerakan sosial yang juga sahabat kita pagi ini kritis dan meninggal dunia pukul 11.20-11.30 hari ini, 12 April, di RS Polri," kata Usman kepada wartawan, Minggu 12 April 2020.
Usman menerangkan, kematian sahabatnya itu disebabkan karena pneumonia paru-paru di sebelah kanan.
"Ia mengalami pneumonia paru-paru kanan. Semula berstatus PDP, namun PCR Test menunjukkan negative SARSCov-2," ungkapnya.
Di mata Usman, AE Priyono merupakan seorang sosok intelektual, pemikir yang rendah hati namun memiliki ilmu pengetahuan yang luas dalam bidang agama maupun perubahan sosial dan politik.
"Meski tergolong senior, ia tak sungkan berdiskusi hingga sepanjang malam dengan anak-anak muda. Pengalamannya telah panjang dalam dunia tulis menulis maupun dalam menjadi bagian dari gerakan sosial untuk demokrasi dan hak asasi manusia," ungkap Usman.