Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengaku jika gaji sebagai
anggota DPR jauh lebih besar dibandingkan menjadi seorang menteri. Dirinya managatakan
gaji seorang anggota dewan sebesar Rp 260 juta sedangkan menteri hanya Rp 20
juta per bulan.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad,
menanggapi hal tersebut dengan mengatakan gaji anggota DPR tak sebesar yang
disampaikan Tjahjo. Menurutnya, Tjahjo mengetahui secara rinci gaji yang
diterima, apalagi Tjahjo pernah menjadi seorang anggota dewan.
"Halu (enggak sebesar itu). Pak
Tjahjo kan sudah pernah jadi anggota DPR kayaknya kan, lihat saja nanti gaji
kita berapa," kata Dasco di Gedung DPR, Senayan, Kamis 5 Maret 2020.
Dasco tak mengetahui pasti berapa gaji
yang ia terima, karena menurutnya msih ada tunjangan lainnya.
"Saya saja gajinya berapa ya,
kalau diakumulasi mungkin dengan kita turun ke dapil dan lain-lain. Tapi kan
turun ke dapil reses itu kan kita kembalikan ke konstituen kadang-kadang,"
ucap Cahyo.
"Kalau saya saja malah nombok
karena setiap bulan itu kan banyak proposal kegiatan dari dapil," sambung
Waketum Gerindra itu.
Diketahui, Tjahjo menceritakan tetang
gajinya yang ia dapatkan sejak mulai menjadi anggota DPR di tahun 1986. Menurutnya
hingga dirinya menjadi seorang menteri gaji anggota dewan terus naik.
"Gaji saya di DPR per bulan sudah
Rp 260 juta. Enggak ngapa-ngapain, enggak main proyek, enggak main anggaran
pokoknya dapat Rp 260 juta. Begitu jadi menteri, ini Pak Mendag juga kaget
(gajinya) Rp 20 juta rupiah,” jelas Tjahjo.