Muhyiddin Yasin, PM Malaysia yang Baru Berdarah Bugis dan Jawa

Muhyiddin Yasin, PM Malaysia yang Baru Berdarah Bugis dan Jawa

Ahmad
2020-03-01 18:00:00
Muhyiddin Yasin, PM Malaysia yang Baru Berdarah Bugis dan Jawa
Muhyiddin Yasin baru saja resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru menggantikan Mahathir Mohamad yang mengundurkan diri pada awal pekan ini. Foto: AFP

Muhyiddin Yasin baru saja resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru menggantikan Mahathir Mohamad yang mengundurkan diri pada awal pekan ini.


Muhyiddin sendiri dipilih langsung oleh Raja Malaysia, yaitu Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah. Raja Malaysia dalam rilisi Istana Kerajaan Malaysia menilai Muhyiddin sebagai sosok yang pas memimpin Malaysia saat ini.


Pria kelahiran Muar, 15 Mei 1947. Menurut beberapa sumber, menyebut Muhyiddin memiliki keturunan Bugis dan Jawa dari ayah dan ibunya, yaitu Muhammad Yasin dan Khadijah. 


Dia menempuh pendidikan di Sekolah Kebangsaan Maharani, Muar, Johor dan Sekolah Kebangsaan Ismail Johor. Muhyiddin kemudian melanjutkan studi ke perguruan tinggi di dalam negeri, yaitu Universitas Malaya, Kuala Lumpur, dan menerima gelar sarjana di bidang ekonomi dan studi Melayu pada 1971.


Dia juga pernah menjabat sebagai Menteri Kepala Bagian Selatan di Johor pada 1986 hingga 1995. Ketika itu dia masih bergabung dengan Partai Organisasi Persatuan Bangsa Melayu (Umno).


Muhyiddin juga menjabat sejumlah jabatan lain di dalam pemerintahan di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen, Menteri Pertanian dan Industri Berbasis Agrikultur, Menteri Perdagangan dan Industri Internasional, dan Menteri Pendidikan.


Pada tahun 2015-2019 dia menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri. Sayangnya, dia diberhentikan dari jabatannya apada Juli 2015 karena lantang menyuarakan kritik terhadap skandal 1MDB yang menjerat PM Najib Razak.


Usai lengser dari Wakil Perdana Menteri, dia  bergabung dengan Mahathir membentuk Partai Bersatu sebelum pemilihan umum 2018. Selepas kemenangan Mahathir, dia dilantik menjadi Menteri Dalam Negeri pada 21 Mei 2018.


Muhyiddin sempat didiagnosa mengidap tumor stadium awal tak lama dia bergabung dalam kabinet. Saat itu, Muhyiddin dilarikan ke Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Meski telah dinyatakan sembuh, tetapi Muhyiddin masih rutin mengunjungi Singapura untuk berobat.


Drama politik Malaysia yang mencuat beberapa hari lalu turut memuluskan langkah Muhyiddin. Mahathir mengundurkan diri pada 24 Februari lalu. Ia mundur persis setelah Presiden PKR Anwar Ibrahim mengatakan ada pengkhiatan dalam tubuh koalisi Pakatan Harapan.


Muhyiddin dan Mahathir sama-sama berasal dari Partai Bersatu, tetapi Mahathir kurang sependapat dengan Muhyiddin. Ini karena Muhyiddin mau berkoalisi dengan partai oposisi, terutama UMNO.


Share :