Angka Kematian Ibu-Anak di Garut Masih Tinggi, Bupati Rudy Kecewa

Angka Kematian Ibu-Anak di Garut Masih Tinggi, Bupati Rudy Kecewa

Dedi Sutiadi
2020-02-24 14:45:00
Angka Kematian Ibu-Anak di Garut Masih Tinggi, Bupati Rudy Kecewa
Bupati Garut, Rudy (Foto: Istimewa)

Pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Garut membuat Bupati Rudy Gunawan mengaku kecewa. Angka kematian bayi yang cukup tinggi jadi salah satu penyebabnya.

Di lapangan Setda Garut, Senin 24 Februari 2020, ketika ditemui Rudy mengaku berbagai cara sudah dilakukan pihaknya untuk meningkatkan IPM Kabupaten Garut.

Rudy mengatakan saat ini ada dua sektor yang menghambat pertumbuhan IPM Garut. "Kesehatan dan pendidikan. Dua sektor itu sangat berpengaruh besar pada peningkatan IPM Garut," kata Rudy.

Rudy juga menyinggung bahwa di bidang pendidikan tingkat kesadaran masyarakat masih rendah untuk mengenyam pendidikan. Hal itu dibuktikan dengan rendahnya ijazah yang dimiliki warganya, khususnya di pelosok.

"PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) harus diaktifkan kembali, supaya yang belum punya ijazah bisa dapat," ungkap Rudy.

Adapun di bidang kesehatan, Rudy mengaku kecewa karena angka harapan hidup di Garut rendah. Tingkat kematian ibu dan bayi disebut Rudy masih tinggi.

"Angka kematian ibu dan bayi masih tinggi," ujar Rudy.

Rudy mengaku sudah melakukan segala cara untuk meningkatkan IPM Garut. Salah satu caranya, yakni dengan menaikan tunjangan kinerja jabatan (TKD) para pegawai.

"TKD sudah kita naikan tapi IPM kita kemarin sempat naik tapi turun lagi. Ini lah yang kita sayangkan," tutup Rudy.

IPM Garut, menurut klaim Rudy, saat ini tengah berada di peringkat tiga Kabupaten di Jawa Barat.


Share :