Remaja AS Lumpuh Gara-gara Skullbreaker Challenge Hype di TikTok

Remaja AS Lumpuh Gara-gara Skullbreaker Challenge Hype di TikTok

Ahmad
2020-02-17 14:00:00
Remaja AS Lumpuh Gara-gara Skullbreaker Challenge Hype di TikTok
Foto : Istimewa

Sebuah aplikasi berbasis video yang tengah diganrungi oleh semua orang, terutama remaja bernama TikTok, baru-baru ini memakan korban melalui sebuah challenge bernama Skullbreaker.


TikTok sendiri, mempunyai berbagai macam tantangan atau challenge yang sering kali mengundang tawa atau decak kagum para penontonya. Sebab, tidak jarang dalam para TikTokers menampilkan kebolehan mereka dalam menari.


Sayangnya, aplikasi yang dikembangkan di China ini baru saja memakan korban dari kalangan remaja di Amerika Serikat melalui sebuah tantagan atau challenge yang bernama Skullbreaker.


Dilansir dari NBC Miami dan New York Post, Senin 17 Februari 2020, korban luka akibat tantangan yang viral di medis sosial itu dilaporkan muncul di Miami, New Jersey, dan Arizona. Dalam kasus di Miami, Florida, ibu dari korban menyerukan tindakan tegas dari otoritas sekolah usai putrinya luka-luka usai ikut tantangan ini.


Seorang gadis remaja yang menjadi korban, mengatakan dirinya di bully untuk melakukan tantangan skullbreaker di South Dade Senior High School.


Remaja yang enggan disebutkan namanya, menjelaskan dalam tantangan ini tiga orang berdiri sejajar dan melompat bersama. Saat orang yang berada ditengah melompat, orang yang berada di kiri dan di kanan menendnag orang tersebut hingga terjatuh ke belakang, kemungkinan orang yang berda ditengah tersebut kepala atau punggung terhantam ke lantai.


Sebagai Akibat dari tantangan tersebut, si remaja harus dilarikan ke rumah sakit. Seminggu setelah itu, sang remaja tersebut merasakan sakit yang luar biasa di tubuhnya. Tidak lama kemudian, gadis remaja tersebut memilih untuk pindah sekolah.


New York Post dalam laporannya menyebut 'skullbreaker challenge' berasal dari Venezuela dan banyak dilakukan di negara-negara Amerika Selatan, sebelum merambah ke AS dan Eropa. Tantangan ini menjadi viral setelah video-videonya marak diposting di TikTok.


Dalam salah satu kasus di sebuah sekolah di Venezuela, seperti dilansir The Sun, seorang siswa yang menjadi korban dilaporkan berakhir di unit gawat darurat (UGD). Kepolisian di Spanyol dilaporkan merilis peringatan khusus untuk tantangan ini.


Menanggapi hal ini, pihak TikTok dalam pernyataan kepada New York Post menegaskan pihaknya telah memberikan 'community guidelines' yang menyatakan bahwa TikTok tidak mengizinkan 'konten yang sangat mengerikan atau mengejutkan, khususnya yang mempromosikan atau memuliakan tindak kekerasan atau penderitaan'.


TikTok juga menegaskan pihaknya telah menguraikan aktivitas berisiko atau berprilaku berbahaya yang tidak diizinkan. 


Share :

HEADLINE  

Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00


Azizah-Arhan Nonton Timnas Indonesia, Andre Rosiade Dikerjai

 by Dimarirenal

March 26, 2025 15:10:00