Menerima Keberagaman Lewat Makanan Bersama Tretan Muslim

Menerima Keberagaman Lewat Makanan Bersama Tretan Muslim

Ahmad Diponegoro
2020-02-13 20:00:00
Menerima Keberagaman Lewat Makanan Bersama Tretan Muslim
Foto : Instagram

Komedian sekaligus komika Tretan muslim merupakan alumni dari salah satu acara Stand Up Comedy Indonesia yang diselenggarakan oleh sebua stasiun tv swasta. Dia merupakan konstentan pertama yang berasal dari Madura yang tampil diacara tersebut.


Ternyata selain menjadi comedian Tretan juga disibukan dengan aksivitasnya dalam dunia Youtube.  Ya, dia memiliki chanel youtube dengan 193 ribu subscriber dan membuat Tretan Muslim menjadi salah satu seprang youtubers terkemuka.


Dalam salah satu video di Youtubenya, Tretan beberapa sering menunggah beberapa kontententang kuliner yang cukup mengundang tawa dan tidak jarang juga mengundang kontroversi juga. 


Siapa sangka, dari beberapa video yang diunggah oleh dirinya, ada beberapa pelajaran yang kita pelajari dari konten kulinernya. Salah satunya adalah konten bernama Crossfaith culinary. Crossfaith culinary sendri merupakan vlog kuliner yang bertemakan masakan lintas agama atau bisa dikatakan kuliner dengan berbeda asal dan tempat keyakinan. 


Dari beberapa konten Crossfaith culinary, ada sebuah konten dimana seorang Muslim satu frame bersama Pendeta Yerry Patinasarani untuk membuat vlog bertemakan kuliner lintas keyakinan. 


Dalam video tersebut, dia mengunjungi Gereja Galilei dan membahas beberapa detail tentang gereja tersebut.  Canda dan tawa mengiringi kunjungan Tretan kali ini. Tiba saatnya untuk mencicipi hidangan yang sudah disediakan sebelumnya oleh pihak gereja. 


Tidak mau kalah, rupanya Muslim menyuguhkan makanan ala timur tengah untuk sang pendeta. Langsung saja, keduanya menyantap hidangan yang sudah disediakan sembari berbincang akrab dan bertukar tenpa perbedaan agama.


Tiba-tiba, Tretan muslim secara langsung bertanya terkait kebebasan beragama yang ada di Indonesia. 


Setelah itu, Pendeta Yerry pertanyaan tersebut. Dia mengakatan, saat ini Indonesia terutama umat kristiani belum mendapatkan kebebasan yang seutuhnya. Sebab, kata kata masih banyak oknum yang tak beranggung jawab menghalangi perbedaan tersebut. 


Lebih lanjut, Pendeta Yerry menjelaskan ini merupakan suatu hal yang diwariskan sebagai konsekuensi dari menjadi minoritas dalam suatu negara, namun seiring berkembangannya sudah berangsur baik. 


Tretan pun juga menuturkan betapa sedihnya dia dengan intoleransi yang ada di Indonesia. Pesan terdalam dalam video Tretan Muslim dan juga Pendeta mengajak para penontonnya untuk dapat lebih lagi menerima perbedaan yang ada di Indonesia. 

Penulis: Todo Fransiscus

Share :