Jakarta – Park Bom kembali menyinggung skandal obat Adderall tahun 2010 dan mengklaim dijadikan kambing hitam untuk melindungi Sandara Park. Tuduhan tersebut langsung dibantah pihak Sandara.
Nama dua mantan personel 2NE1, yakni Park Bom dan Sandara Park, kembali menjadi sorotan publik.
Park Bom membuat pengakuan mengejutkan terkait kasus impor obat yang menyeret namanya pada 2010. Dalam surat yang diunggah di Instagram, ia mengaku dijadikan kambing hitam untuk menutupi dugaan penyalahgunaan narkoba yang disebut melibatkan Sandara Park.
Kasus Adderall Tahun 2010
Sebagai informasi, pada 2010 Park Bom diketahui mengimpor sekitar 80 pil Adderall dari Amerika Serikat melalui keluarganya untuk pengobatan Attention Deficit Disorder (ADD). Obat tersebut legal di AS, namun bahan aktifnya tergolong zat terlarang di Korea Selatan tanpa izin impor khusus.
Paket tersebut sempat tertahan oleh bea cukai di Incheon dan memicu dugaan penyelundupan obat ilegal. Meski akhirnya tidak dituntut secara hukum setelah bukti resep medis diserahkan, citra Park Bom sempat merosot dan ia menjalani hiatus dari dunia hiburan.
Baca Juga: Terdampak Konflik AS–Israel dan Iran, San ATEEZ Gagal Tampil di Konser Melbourne Hari Pertama
Seret Nama Sandara Park dan YG
Berselang 16 tahun, Park Bom kembali membuka luka lama tersebut. Ia menyebut kasusnya dibesar-besarkan untuk menutupi fakta bahwa Sandara Park tertangkap karena penyalahgunaan narkoba.
Dalam suratnya, ia juga menyinggung nama agensinya saat itu, YG Entertainment, termasuk pendirinya Yang Hyun Suk, produser Teddy Park, serta rekan satu grupnya CL (Lee Chaerin).
Ia bahkan meminta publik menyelidiki fakta yang sebenarnya dan memohon agar tidak ada laporan tambahan terkait dugaan penggunaan obat melebihi dosis resep.
Tak lama setelah diunggah, surat tersebut dihapus dari akun Instagram Park Bom.
Pihak Sandara Tegas Membantah
Menanggapi tuduhan tersebut, perwakilan Sandara Park memberikan bantahan resmi kepada media Korea, The Fact.
“Tuduhan narkoba yang dilayangkan oleh Park Bom sama sekali tidak benar,” ujar perwakilan Sandara.
Di tengah polemik ini, warganet juga menyoroti kondisi mental Park Bom yang dinilai mengkhawatirkan. Ia diketahui tengah menjalani masa hiatus setelah beberapa kali mengunggah foto editan bersama aktor Lee Min Ho dan menyebut sang aktor sebagai suaminya.






