Kebakaran Hutan Dekati IKN, Water Bombing dan Modifikasi Cuaca Dikerahkan

Kebakaran Hutan Dekati IKN, Water Bombing dan Modifikasi Cuaca Dikerahkan

MALDI
2026-09-05 20:30:00
Kebakaran Hutan Dekati IKN, Water Bombing dan Modifikasi Cuaca Dikerahkan
Sumber Foto : Istimewa

NUSANTARA – Ancaman kebakaran hutan dan lahan kembali menjadi perhatian setelah meluasnya api ke sejumlah kawasan di sekitar Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.


Sekitar 400 hektar kawasan di sekitar Nusantara dilaporkan telah menyebabkan kebakaran. Dari jumlah tersebut, sekitar 300 hektare berada di kawasan Taman Hutan Raya Bukit Suharto yang berjarak puluhan kilometer dari pusat Nusantara.  


Kondisi musim kering membuat penanganannya membutuhkan upaya lebih besar. Pemerintah melakukan sejumlah langkah, termasuk operasi pemadaman udara menggunakan water bombing dan modifikasi cuaca.


Kebakaran yang terjadi di Kalimantan menjadi perhatian karena kawasan Nusantara sejak awal diproyeksikan sebagai wilayah pembangunan dengan konsep kota hijau dan berkelanjutan.


Asap dari kebakaran hutan juga menjadi ancaman tersendiri. Jika berlangsung dalam skala luas, kabut asap dapat mengurangi kualitas udara dan jarak pandang serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan.


Petugas terus melakukan pemantauan untuk mencegah titik api mendekati kawasan yang memiliki aktivitas pembangunan maupun organisasi.


Di sisi lain, informasi mengenai kebakaran perlu disampaikan secara akurat. Keberadaan karhutla di sekitar Nusantara tidak serta-merta berarti gedung-gedung utama di kawasan IKN telah terbakar.


Pencegahan menjadi sangat penting sepanjang kemarau. Patroli, pemantauan hotspot, larangan pembakaran lahan serta respon cepat dari tim gabungan menjadi bagian penting untuk membatasi perluasan api.


Share :
Tags :