Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami tekanan pada pembukaan perdagangan Rabu pagi.
Rupiah dibuka melemah sekitar 30 poin atau 0,17 persen menjadi Rp17.774 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya sekitar Rp17.744.
Pergerakan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Situasi global yang tidak menentu dapat meningkatkan kehati-hatian investor terhadap aset berisiko dan memengaruhi pergerakan berbagai mata uang negara berkembang.
Pergerakan rupiah penting diperhatikan karena kurs dolar dapat memengaruhi berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari impor, pembayaran kewajiban dalam mata uang asing hingga harga sejumlah barang.
Pelaku pasar kini terus mengamati perkembangan konflik global serta kebijakan ekonomi dalam negeri yang dapat memengaruhi pergerakan rupiah selanjutnya.





