Menjelang Iduladha 2026, umat Muslim mulai meningkatkan ibadah sebagai bentuk persiapan spiritual. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah menjalankan puasa sunah di bulan Dzulhijjah, yang dikenal memiliki banyak keutamaan.
Terdapat tiga jenis puasa sunah yang bisa diamalkan sebelum Hari Raya Iduladha. Selain menambah pahala, puasa ini juga diyakini dapat memperkuat keimanan.
1. Puasa Dzulhijjah
Dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah. Pada periode ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amal saleh karena termasuk hari-hari yang sangat mulia di sisi Allah.
Niat:
Nawaitu shauma syahri dzulhijjah sunnatan lillahi ta'ala.
2. Puasa Tarwiyah
Dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Meski tidak sepopuler puasa Arafah, puasa ini tetap memiliki keutamaan besar, bahkan disebut bernilai seperti puasa setahun.
Niat:
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala.
3. Puasa Arafah
Dikerjakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Iduladha. Puasa ini sangat dianjurkan karena keutamaannya yang besar, yakni dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Niat:
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala.
Selain berpuasa, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak ibadah lainnya seperti zikir, membaca salawat, serta bersedekah untuk menyempurnakan persiapan menyambut Iduladha. Dengan menjalankan amalan-amalan tersebut, diharapkan hati menjadi lebih tenang dan hubungan dengan Allah semakin erat.






