Usai Rehabilitasi, Onadio Leonardo Pilih Pulang ke Keluarga dan Perbaiki Diri

Usai Rehabilitasi, Onadio Leonardo Pilih Pulang ke Keluarga dan Perbaiki Diri

Frida Tiara Sukmana
2026-01-28 19:00:00
Usai Rehabilitasi, Onadio Leonardo Pilih Pulang ke Keluarga dan Perbaiki Diri
Onadio Leonardo bersama sang istri, Beby Prisillia, usai menyelesaikan masa rehabilitasi di Yayasan Pemulihan Natura Indonesia, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026). Foto: Kapanlagi.com/Budy Santoso

Jakarta – Musisi sekaligus aktor Onadio Leonardo telah menyelesaikan masa rehabilitasi selama tiga bulan terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Dinyatakan sebagai korban penyalahgunaan ganja dan ekstasi, Onad kini bersiap kembali ke rumah dan menata ulang kehidupannya.




Saat ditemui usai keluar dari Panti Rehabilitasi Yayasan Pemulihan Natura Indonesia di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026), Onad mengungkapkan rencana pertamanya setelah bebas. Ia ingin kembali ke rumah untuk bertemu anak, lalu menyampaikan permohonan maaf kepada kedua orang tuanya yang merasa sangat ia kecewakan.




“Nomor satu ketemu anak dulu. Habis itu gue mau minta ampun sama orang tua gue, yang pasti kecewa banget. Teman-teman kerja juga yang sudah gue rugikan,” ujar Onadio Leonardo.




Setelah itu, Onad berencana mengunjungi Habib Jafar sebagai bagian dari proses refleksi dirinya. Ia juga menyebut ingin menikmati hal sederhana yang lama tak ia rasakan selama rehabilitasi, seperti beristirahat di rumah bersama keluarga.




Momen kebebasan ini terasa semakin bermakna bagi Onad karena berdekatan dengan datangnya bulan Ramadan. Ia berharap pintu maaf terbuka, baik dari keluarga, sahabat, maupun publik yang selama ini mendukungnya.




“Semoga gue juga dibukakan pintu maaf. Gue minta maaf sudah mengecewakan banyak orang. Gue bukan contoh yang baik,” tuturnya dengan nada menyesal.




Dukungan Istri dan Lingkaran Terdekat

Istri Onad, Beby Prisillia, yang menjemputnya di lokasi rehabilitasi, menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi sang suami. Ia mengaku akan lebih selektif dalam menjaga lingkungan pergaulan Onad agar kejadian serupa tak terulang.


“Cukup dari Onad saja. Aku akan lebih mengingatkan, lebih mengawasi, dan menemani dia terus,” kata Beby.




Tetap Berkarya Selama Rehabilitasi

Selama menjalani rehabilitasi, Onad mengaku banyak melakukan refleksi diri. Ia menyadari bahwa keputusan yang diambilnya membawa konsekuensi besar dalam hidupnya. Meski demikian, ia tetap diberi ruang untuk berkarya agar tidak terjebak dalam rasa depresi.


“Justru di sini gue dibebaskan berkarya. Menulis lagu boleh, olahraga bisa, ketemu psikolog juga. Gue belajar banyak dan sangat berterima kasih,” ungkap Onad.



Ia pun menegaskan siap melanjutkan hidup dengan sikap yang lebih bertanggung jawab dan sehat, baik secara pribadi maupun profesional.


Share :