Pengguna LinkedIn Perlu Waspada terhadap Phishing Berkedok Interaksi

Pengguna LinkedIn Perlu Waspada terhadap Phishing Berkedok Interaksi

Yogi Maulana
2026-01-18 18:58:37
Pengguna LinkedIn Perlu Waspada terhadap Phishing Berkedok Interaksi
Modus Phishing Baru Menyasar Pengguna LinkedIn

Pengguna LinkedIn diminta meningkatkan kewaspadaan seiring munculnya modus phishing baru yang memanfaatkan kolom komentar dan fitur balasan. Berbeda dari metode lama yang mengandalkan email atau pesan langsung, pelaku kini menyusup ke ruang interaksi publik untuk menjangkau calon korban secara lebih luas dan terlihat meyakinkan.



Dalam praktiknya, pelaku biasanya meninggalkan komentar yang tampak relevan dengan topik unggahan, lalu mengarahkan pengguna untuk mengklik tautan tertentu atau melanjutkan percakapan di luar platform. Tautan tersebut sering kali menyerupai halaman resmi perusahaan, layanan rekrutmen, atau undangan kerja sama profesional.



Modus ini dinilai efektif karena memanfaatkan kepercayaan pengguna terhadap lingkungan LinkedIn yang identik dengan dunia kerja dan jejaring profesional. Banyak pengguna menganggap komentar dan balasan sebagai interaksi aman, sehingga lebih lengah dalam memverifikasi identitas akun maupun tujuan komunikasi.



Jika berhasil, serangan phishing dapat berujung pada pencurian data pribadi, kredensial akun, hingga akses ke informasi perusahaan. Dampaknya tidak hanya merugikan individu, tetapi juga berpotensi membahayakan keamanan organisasi, terutama jika akun yang disusupi memiliki jaringan dan akses luas.



Para pakar keamanan siber menyarankan pengguna untuk selalu berhati-hati terhadap tautan mencurigakan, memeriksa profil akun yang berinteraksi, serta menghindari berbagi informasi sensitif melalui komentar atau pesan lanjutan. Kewaspadaan dan literasi digital menjadi kunci utama untuk mencegah penyalahgunaan platform profesional oleh pelaku kejahatan siber.


Share :