Inilah sosok dan fakta Fakar Suhartami Pratama aka Fakarich
guru trading Indra Kenz saat memulai Binary Option Binomo. Fakarich dikabarkan
mangkir panggilan polisi sebanyak dua kali dan terancam masuk DPO atau Daftar
Pencarian Orang,
Sosok Fakarich sering muncul di media sosial Indra Kenz dan
menjelaskan tentang Binomo, ia juga membuka kelas ataupun seminar tentang
trading.
Berikut sosok dan profil Fakarich yang telah Correcto
siapkan untuk kamu.
Berlatar Keluarga Sederhana
Fakar Suhartami Pratama diketahui lahir di Medan pada tahun 1991. Sebelum dikenal jago trading, ia merupakan orang sederhana dan diketahui orang tuanya merupakan seorang pedagang. Kehidupannya berubah ketika ia mengenal dan jago soal trading.
Baca juga: 4 Fakta Lagu Anti Korupsi Indra Kenz dengan KPK, Rilis Tahun 2021 hingga DPR Minta Take Down
Sempat Bekerja Sebagai Office Boy
Sebelum mengenal trading, Fakarich pernah bekerja serabutan.
Dalam kelas trading yang pernah ia bawakan, Fakarich menyebutkan bahwa dirinya ernah
menjadi buruh cuci piring, office boy, hingga berjualan kripik.
Membuka Kelas Trading
Kesuksesan Fakarich sebagai trader berpenghasilan miliaran
rupiah membuat dirinya membuka kelas trading Binomo. Ia memulai kelas
tradingnya sejak tahun 2020 dan bagi yang akan mengikuti kelas tersebut
dikenakan biaya pendaftaran hingga Rp 7 juta.
Guru Trading Indra Kenz
Melalui video youtube Indra Kenz yang bertajuk bertajuk "Ketemu Mentor Yang Ngajari Gua Trading". Fakarich diketahui sebagai guru trading Indra Kenz. Dalam video tersebut, Indra Kenz datang ke acara ulang tahun yang diadakan oleh Fakarich. Bahkan ia pun sempat keceplosan ketika mengadakan kelas trading Binomo yakni ingin mendapatkan uang dari pengguna.
Baca juga: Profil dan Biodata Susyen Regina: Umur, Agama, IG, Mantan Pacar Indra Kenz
Menghilang Usai Indra Kenz dan Doni Salmanan Ditangkap Polisi
Setelah kasus Indra Kenz dan Doni Salmanan mencuat hingga
keduanya ditangkap polisi, sosok Fakarich menghilang dari publik. Ia bahkan
mangkir dari panggilan polisi seanyak dua kali.
Polda Sumatera Utara berencana memasukan Fakarich dalam DPO.
Ada yang menduga Fakarich sembunyi karena khawatir segala aset yang dimiliki
akan disita oleh kepolisian.