Tersinggung Karena Ditegur, Pria di NTT Tusuk dan Tebas Keluarganya

Tersinggung Karena Ditegur, Pria di NTT Tusuk dan Tebas Keluarganya

Foto
Ilustrasi Penusukan (Sumber: Int)


Seorang pria berinisial  TL (30) di Desa Laihau, Kecamatan Lewa Tidahu, Kabupaten Sumba Timur, NTT, tega menusuk dan menebas empat orang yang masih kelurganya karena tidak terima ditegur.

Adapun keluarga yang menjadi korban yakni Iwan Petrus Bili (50), Oktaviana Bili (40), Paulina Ina (60), Juantri Saputri (1). Dalam kejadian tersebut 1 orang meninggal dunia dan 3 lainnya mengalami luka.

Baca Juga: Fakta-fakta Dibalik Pembunuhan Selebgram Makassar Ari Pratama oleh Kekasih, Pisau Disembunyikan di Stoking

Adapun kronologi kejadian saat itu yakni saat empat korban yang saat itu duduk dekat perapian di depan rumah korban sambil bercerita, sementara terduga pelaku, yang juga masih keluarga korban, duduk di bale-bale rumah korban.

Pada saat itu pelaku menghampiri keempat korban dan ingin mematikan perapian yang dipakai untuk menghangatkan badan. Kemudian, Paulina Ina, salah satu korban, menegur terduga pelaku agar jangan mematikan perapian itu yang sementara di gunakan sebagai penghangat badan.

Baca Juga: Fakta-fakta Pembunuhan Sadis Seorang Anak Disebut Nakal Kesurupan Genderuwo, Jasad Membusuk hingga Jadi Kerangka

Karena pelaku merasa tersinggung dengan teguran Paulina Ina, kemudian pelaku marah dan langsung mengayunkan parang dan menikam keempat korban hingga mengakibatkan Iwan Petrus Bili meninggal dunia.

Sementara Oktaviana Bili mengalami dua luka tusukan di perut bagian kiri dan tangan kiri, dan Paulina Ina mengalami luka tusukan di perut bagian kiri, dan Juantri Saputri mengalami luka di kaki bagian kanan. Setelah melakukan aksinya pelaku kemudian langsung kabur ke arah belakang rumah korban.

Baca Juga: Sosok dan Fakta Lengkap Nathaniel Veltman, Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Muslim di Kanada

Dalam hal ini, Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono  mengatakan, anggota Polsek Lewa sedang melakukan proses pencarian terhadap pelaku dengan dibantu oleh beberapa masyarakat sekitar. Sementara itu, tiga orang korban luka sementara di rawat di puskesmas Lewa Tidahu.