Babi hutan yang diklaim babi ngepet di Depok masih menjadi perbincangan masyarakat hingga mencuri perhatian beberapa publik figur Tanah Air.
Salah satu publik figur yang memberikan tanggapan terkait babi ngepet di Depok adalah Raditya Dika.
Lewat akun Instagramnya, Raditya Dika memberikan kritikan yang merupakan buntuk dari babi ngepet yang masih hangat dibicarakan.
Baca Juga: Perjalanan Cinta Antara Aura Kasih dan Eryck Amaral hingga Bercerai Secara Verstek
Membuka tanggapannya, Raditya Dika menjelaskan tentang Gig Economy yang saat ini banyak digandrungi oleh para millenial.
Ayah dua anak itu menjelaskan saat ini orang bisa mencari uang dari rumah saja tanpa perlu ke kantor.
"Jaman udah berubah. Orang dari rumah aja bisa kok punya uang. 'Gig Economy' adalah pola kerja baru di mana orang tidak perlu ngantor tapi cukup menukar keahlian mereka dengan uang," tulis Raditya Dika dalam Instagramnya pada Kamis, 29 April 2021.
Baca Juga: Suasana Haru Perayaan Ulang Tahun Putri Delina, Netizen: Bunda Dicuekin?
Tak hanya menjelaskan arti dari Gig Economy, Raditya Dika juga menuliskan beserta dengan contohnya.
"Ada yang jadi ilustrator freelance, kliennya dari luar negeri. Ada yang jadi konsultan, modal zoom meeting seharian. Ada yang jadi makelar, tinggal hubungin pembeli dan penjual. Ada yang jadi YouTuber. Ada yang trading saham," lanjutnya.
Sebagai penutup, Raditya Dika memberikan pesan kepada masyarakat Indonesia agar menggunakan teknologi dengan baik.
"Teknologilah yang membuat semua itu terjadi. Bekerjalah dengan cerdas sampai tetanggamu mengira kamu melihara babi ngepet,"tutupnya.
Untuk diketahui bahwa babi hutan yang diklaim babi ngepet di Depok adalah hoax. Pelaku mengakui bahwa babi tersebut dibeli secara online.