Fakta-fakta banjir Jagakarsa terungkap. Banjir Jagakarsa yang disertai tanah longsor ini ternyata tewaskan satu warga.
Berikut correcto.id himpun untuk Anda fakta-fakta Banjir Jagakarsa yang tewaskan satu warga.
1. Banjir disertai tanah longsor
Deras nya hujan yang mengguyur sejumlah daerah di DKI Jakarta menyebabkan banjir di beberapa titik Jakarta. Di Kelurahan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarat Selatan bahkan mengalami banjir yang disertai tanah longsor. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Damai RT 04/02 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Sabtu malam 10 Oktober 2020.
Baca juga: Banjir dan Tanah Longsor Jagakarsa Jaksel, Satu Orang Meninggal Dunia
2. Banjir disebabkan luapan Kali Setu
Menurut keterangan Camat Jagakarsa H Alamsyah banjir yang disertai tanah longsor di wilayah nya disebabkan luapan Kali Setu. Kali yang menghubungkan antara Jakarta dan wilayah depok tersebut meluap setelah hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta dan Depok.
"Hujan cukup deras, selain itu di Depok juga hujan, Kali Baru ini alirannya di Depok," kata Alamsyah, seperti Sabtu 10 Oktober 2020.
3. Banjir rendam 300 rumah
Menurut keterangan Lurah Ciganjur, Hizfillah banjir yang terjadi di wilayahnya telah merendam sekitar 300 rumah. Hizfillah juga menerangkan bahwa akibat banjir dan longsor di wilayah nya tersebut sekitar 100 orang terpaksa harus dievakuasi. "Jumlah bangunan kurang lebih 300 rumah, jumlah yang dievakuasi 100 orang," ungkap Hizfillah.
Baca juga: Kisah Mistis Yudarwandi Ciduk Tuyul di Kuburan Angker
4. Banjir tewaskan satu warga
Banjir Jagakarsa juga menelan satu orang korban jiwa. Menurut keterangan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jaksal, Sukoco bajir Jagakarsa mengakibatkan 2 orang korban luka dan 1 orang meninggal dunia.
"3 orang (korban), 2 dibawa RS Ali Sibroh Malisi. Keduanya perempuan usia 50 tahun dan 48 tahun. dan 1 korban meninggal di bawa ke RS Marinir. Korban meninggal jenis kelamin perempuan sedang hamil usia sekitar 45 tahun," ucap Sudin Gulkarmat Jaksal, Sukoco.