Ekonomi Minus 11,9 Persen, Uni Eropa Masuk Jurang Resesi, Bagaimana Nasib Indonesia?
Foto
Foto: Shutterstock

Ekonomi Minus 11,9 Persen, Uni Eropa Masuk Jurang Resesi, Bagaimana Nasib Indonesia?

Keadaan ekonomi Uni Eropa minus 11,9 persen pada kuartal kedua, realisasi terparah usai minus 3,2 persen pada kuartal pertama. 

Kemudian, perolehan Produk Domestik Bruto (PDB) di tengah pandemi virus corona itu sekaligus menandakan benua biru masuk jurang resesi.

Mengutip CNN, Minggu 2 Agustus 2020, survei aktivitas bisnis terbaru menunjukkan bahwa ekonomi negara-negara Eropa dalam mode pemulihan. Namun, momok peningkatan kasus virus corona semakin terlihat.

Baca Juga: Setelah Kontroversi Rambut Pirangnya Jadi Sorotan Pasha Gunduli Kepalanya

Robert Koch Institute, pusat kendali penyakit Jerman, mengungkap lonjakan kasus positif virus corona baru-baru ini sangat mengkhawatirkan.

Di Prancis, misalnya, kasus harian baru virus corona mendaki ke tingkat serupa saat penutupan wilayah pertama kali dilonggarkan pada awal Mei lalu. Prancis mencatat kenaikan kasus bersama Spanyol dan Italia.

Melihat kenyataan itu, Inggris pun kembali menerapkan langkah karantina bagi para pelancong yang datang ke negaranya. Langkah ini dianggap akan memperlambat upaya pemulihan di tengah resesi negara-negara Eropa.

Baca Juga: Setelah Kontroversi Rambut Pirangnya Jadi Sorotan Pasha Gunduli Kepalanya

Jerman, negara dengan ekonomi terbesar di Eropa, melaporkan PDB-nya minus 10,1 persen pada kuartal kedua. Jerman masuk ke jurang resesi setelah PDB negaranya tercatat minus 2,2 persen pada kuartal sebelumnya.


Sumber: CNN



Tag :

resesi ekonomiuni eropavirus corona

Artikel Terkait :

  • Buktikan Keamanan ke Publik, Presiden Terpilih AS Joe Biden Siap Disuntik Vaksin Covid-19

  • Semua Warga Portugal Bakal Dapat Vaksin Covid-19 Secara Gratiskan

  • Berkat Sepatu Nike Para Noise 2.0, Najwa Shihab Akrab Dengan G-Dragon Bigbang

  • Membangun Kedaulatan Digital Republik Indonesia


  • Share to: