Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berharap kerjasama dan kolaborasi dengan Amerika Serikat bisa tetap berlanjut. Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di kantor pusatnya, Jenewa, Swiss, Senin 1 juni 2020.
Baca juga: Trump Putuskan Hubungan AS dengan WHO
Statemen tersebut disampaikan Tedros Adhanom Gsetelah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa AS memutuskan untuk menarik kerjasama dengan organisasi PBB bidang kesehatan tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pun angkat bicara. Menurutnya banyak manfaat yang telah dirasakan dunia dari kolaborasi WHO dengan pemerintah dan AS selama ini.
“Dunia telah lama mendapat manfaat dari keterlibatan kolaboratif yang kuat dengan pemerintah dan rakyat AS,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di kantor pusatnya, Jenewa, Swiss Senin 1 Juni 2020.
Menurut Tedros, kontribusi Pemerintah AS dan kemurahan hati rakyatnya selama beberapa dekade sangat luar biasa. Dengan demikian dirinya berharap kerjasam dan kolaborasi antara WHO dengan pemerintah dan rakyat AS bisa tetap berlanjut.
"Harapan WHO kolaborasi ini dapat terus berlanjut," tambahnya.
Bulan lalu Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan segera memotong dana AS untuk WHO secara permanen. Dalam sebuah surat Trump menyatakan akan membekukan semua danaya untuk WHO jika selama 30 hari tidak ada perbaikan yang subtantif.
Baca juga: Donald Trump: WHO Adalah Boneka Tiongkok
Namun belum diketahui secara rinci mekanisme apa apa yang ingin digunakan Trump untuk menghentikan pendanaan WHO, yang sebagian besar diambil oleh Kongres. Presiden biasanya tidak memiliki wewenang untuk mengarahkan kembali pendanaan kongres secara sepihak.