Pantai Air Manis, Destinasi Wisata dengan Kisah Legenda Anak Durhaka di Sumatera Barat

Pantai Air Manis, Destinasi Wisata dengan Kisah Legenda Anak Durhaka di Sumatera Barat

Foto
Pantai Air Manis dengan Kisah Legenda Anak Durhaka (Istimewa)


Jika berbicara tentang anak durhaka, pikiran kita pasti langsung tertuju kepada legenda Malin Kundang. Dan jika Anda akan menghabiskan liburan di Sumatera Barat, jangan pernah melewatkan agenda berkunjung ke objek wisata Pantai Air Manis dan melihat Batu Malin Kundang.

Pantai Air Manis terletak di Kecamatan Teluk Kabung, Kabupaten Padang, Sumatera Barat atau berjarak sekitar lima belas kilometer dari pusat kota Padang. Selain memiliki panorama yang indah, ombak di pantai ini juga tidak terlalu tinggi. Menjadikannya sebagai salah satu obyek wisata populer bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Tempat ini jadi destinasi wisata populer tidak lain karena kisah Malin Kundang si anak durhaka yang melegenda. Pengunjung bisa melihat secara langsung penampakan batu Malin Kundang yang terkenal itu. Malin Kundang merupakan tokoh legenda dari Sumatera Barat.

Konon karena telah durhaka kepada ibunya, Malin Kundang dikutuk menjadi batu. Nah, batu Malin Kundang dan perlengkapan kapalnya yang telah menjadi batu bisa disaksikan di tepi pantai ini. Tidak jauh dari lokasi Batu Malin Kundang terdapat sebuah pulau kecil bernama Pulau Pisang Kecil. Jaraknya hanya sekitar 500 meter dari lokasi Batu Malin Kundang.

Baca Juga : Istana Pagaruyung, Destinasi Wisata Budaya di Sumatera Barat

Untuk dapat ke Pulau Pisang Kecil, pengunjung dapat menyewa perahu atau bisa juga dengan berjalan kaki. Namun perlu diingat, bila memilih berjalan kaki, maka Anda harus segera kembali ke Pantai Air Manis sebelum pukul 16.00 WIB, karena air laut biasanya sudah mulai pasang. Beberapa penginapan yang sebagian besar dikelola oleh masyarakat setempat dapat Anda temui di sini.

Selain itu, rumah makan serta kios aneka souvenir juga tersedia di sini. Untuk bisa masuk ke pantai yang tidak berpasir ini, Anda perlu membayar Rp 5.000 dan biasanya 'disetor' kepada penunggu warung atau penjaga setempat. Bagi yang belum pernah ke pantai ini, batu Malin Kundang tidak serta merta langsung ditemukan karena 'menyaru' dengan bebatuan lainnya.

Letaknya tepat di daratan Pantai Air Manis. Jika diperhatikan, batu ini memang menyerupai sosok manusia yang sedang bersimpuh dan menelungkup. Tampak jelas punggung, tangan serta kepala Malin Kundang si anak durhaka. Tidak hanya batu Malin Kundang yang menarik perhatian, pemandangan Pantai Air Manis pun patut dinikmati.

Baca Juga : Pantai Nirwana, Destinasi Wisata Surga yang Mempesona di Sumatera Barat

Susuran pantai bagaikan sebuah 'garis' yang memotong langit dan bumi. Langit yang terlihat dari pantai ini sangat biru, pantainya pun masih bersih. Terlihat beberapa surfer asyik bermain ombak. Ada pula beberapa muda-mudi yang tampak asyik menyusuri pantai.

Di pinggiran pantai juga tersedia pondok-pondok yang dapat disewa jika ingin berlama-lama menikmati sejuknya angin pantai. Satu pondokan ditawarkan dengan harga Rp 20 ribu, dan Anda bisa bersantai di situ sepuasnya. Selain berenang ataupun sekedar bersantai di tepi pantai, Anda juga dapat membeli souvenir khas berupa terumbu karang serta kerang dalam berbagai bentuk dengan harga sekitar Rp 5.000,- hingga Rp 50.000,-.

Pantai Air Manis hanya berjarak sekitar lima belas kilometer dari pusat kota Padang. Untuk menuju ke lokasi cukup mudah. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Rutenya dari pusat kota Padang, Anda bisa ambil jalan yang menuju ke Teluk Bayur. Dari sini, Anda bisa langsung menuju ke lokasi pantai. Bila menggunakan angkutan umum, maka dari pusat kota Padang Anda bisa menggunakan bus jurusan Padang-Bungus.