India merupakan negara terpadat kedua di dunia setelah China. Namun, predikat itu tak tergambarkan oleh Kuldhara, sebuah desa kuno di Rajasthan, India.
Desa yang dipenuhi dengan ratusan rumah batu dan jalanan berdebu ini kosong melompong karena dikutuk.
In bermula pada abad ke-13, Kuldhara menjadi tempat tinggal Komunitas Brahmana Paliwal.
Dulunya, Kuldhara merupakan desa yang makmur dan dihuni lebih dari 1.500 penduduk.
Hingga akhirnya, pada abad ke-19 seluruh penduduk lenyap dalam semalam. Tak ada yang tahu pasti mengapa dan ke mana mereka pergi.
Dilansir Culture Trip, Kamis 14 Mei 2020, hilangnya lebih dari 1.500 orang ini tanpa jejak ini masih menjadi misteri. Bahkan, para sejarawan pun tidak dapat memprediksi kenapa kondisi tersebut terjadi.
Lalu, legenda menyebut, Perdana Menteri Jaisalmer, Salim Singh dulunya menindas penduduk desa dengan mewajibkan pembayaran upeti dalam jumlah besar.
Suatu hari, ia jatuh cinta dengan seorang gadis yang merupakan puteri kepala desa Kuldhara.
Karena ingin mempersunting sang puteri, Salim mengancam penduduk lokal jika lamarannya ditolak. Takut dengan ancaman tersebut, seluruh warga desa memutuskan pergi, meninggalkan rumah mereka yang dilengkapi tungku di bagian belakang.
Sebelum meninggalkan desa, para penduduk mengutuk desa tersebut bahwa tidak ada seorang pun yang bisa hidup di sana. Kutukan tersebut berisi, bagi siapa saja yang bernyali menempati bekas rumah mereka akan mendapat malapetaka dan menghilang dalam sekejap.
Beberapa teori menyebut, bahwa penduduk Kuldhara yang berasal dari Pali di Jodhpur, kembali ke kampung halaman mereka. Namun, jiwa-jiwa mereka tertinggal di Kuldhara.
Setelah desa kuno itu diresmikan menjadi situs warisan oleh Survei Arkeologi India, Kuldhara kini berfungsi sebagai tempat wisata India. Saat matahari terbenam, gerbang Kuldhara ditutup oleh penduduk desa tetangga, karena mereka percaya makhluk gaib akan bermunculan setelah matahari terbenam.
Pada tahun 2013, Delhi’s Paranormal Society mengirimkan 30 orang untuk tinggal semalam di desa angker tersebut. Mereka melengkapi diri dengan peralatan elektronik canggih untuk memindai seluruh desa.
Saat ini, Desa Kuldhara tengah menjalani renovasi secara bertahap pada kuil yang berdiri di tengah reruntuhan. Pemerintah Rajasthan sedang dalam proses membawa kehidupan ke kota yang telah lama hilang ini, dengan membangun kembali kota itu.