Tradisi Ngobeng merupakan salah satu tradisi makan bersama di Palembang yang diwariskan oleh leluhur. Namun, kini tradisi itu mulai jarang dijumpai karena masyarakat lebih memilih menjamu tamu dengan prasmanan.
Padahal, “ngobeng” sangat dalam maknanya, yaitu untuk menghargai tamu dan mempererat silaturahmi. Ketika masuk rumah, tamu langsung disiapkan air untuk cuci tangan dan kemudian menuju hidangan.
Satu hidangan dengan menu beragam, akan disantap oleh delapan orang. Dalam acara ini, nasi minyak adalah santapan utama yang dilengkapi dengan opor ayam, gulai kambing dan daging sapi masak malbi.
Agar lebih enak dan nikmat kadang acar dan tumisan buncis yang diberi santan serta sambal nanas sebagai pelengkap makanan.
Makanan penutupnya adalah srikaya, yang dibuat dari campuran telur, santan dan gula yang diberi pewarna dari perasan daun suji.