Setelah Video Pranknya Viral dan Menjadi Buronan, Ferdian Paleka Serahkan Diri Jika Followers Tembus 30K, Ini Kata Psikolog?

Setelah Video Pranknya Viral dan Menjadi Buronan, Ferdian Paleka Serahkan Diri Jika Followers Tembus 30K, Ini Kata Psikolog?

Yuli Nopiyanti
2020-05-06 04:52:03
Setelah Video Pranknya Viral dan Menjadi Buronan, Ferdian Paleka Serahkan Diri Jika Followers Tembus 30K, Ini Kata Psikolog?
Ferdian Paleka youtuber viral karena bagi-bagi semabko berisi sampak kepada waria dan anak-anak (Foto:Dok.Instagram)

Ferdian Paleka youtuber yang viral karene membuat video prank sembako ke waria yang isinya berupa sampah dan batu. Bahkan kasus video prank sembako Ferdian Paleka berbuntut panjang.

Namun tak hanya itu saja pasalnya Ferdian dan dua rekannya menjahili waria dan anak-anak kecil dengan memberikan "sembako" berisi sampah serta batu.

Diketehui bahwa videonya sendiri sudah dihapus oleh pihak YouTube karena banyak orang yang melaporkan konten itu tidak berkeprikemanusiaan.

Tak hanya itu saja bahkan saat ini, video prank sembako Ferdian Paleka dan Tubagus sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

Bahkan satu orang berinisal T telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahin oleh pihak kepolisian. Sementara Ferdian Paleka dan A masih dalam pencarian.

Tak hanay itu saja bahkan, Ferdian justru mengunggah Istagram Story yang isinya berjanji akan menyerahkan diri.

Namun Ferdian ini juga melakukannya dengan tulus, bahwa dia justru berkata akan menyerahkan diri dengan syarat pengikut Instagram menembus angka 30 ribu.

"Gw minta maaf buat semua orang yg tersinggung atas video saya. Gw bener-bener gatau skrg harus ngapain," tulisnya dalam Instagram Story, Senin 4 Mei 2020.

"Tembus 30k followers gw bakal nyerahin diri ke kepolisian," imbuhnya.

Tak hanya itu saja bahkan dalam hal tersebut Ferdian mengaku tidak tidak bermaksud pansos (panjat sosial) atau apapun. Dia pun mengatakan sedang jatuh dan tidak tahu harus berbuat apa.

"Intinya tembus 30k followers gw bakal langsung nyerahin diri ke kepolisian," tutupnya.

Tak hanya itu saja bahkan, akun Intagram terebut telah hilang.

Apa kata psikolog?

Tak hanya itu saja berkaitan dengan permintaan maaf bersyarat yang dilakukan Ferdian, psikolog klinis Linda Setiawati dari Personal Growth angkat bicara.

Namun tak hanya itu saja pasalnya Linda juga mengatakan, bahwa kalau dilihat dari perilaku meminta maaf, orang meminta maaf secara tulus karena menyadari kesalahannya dan mengambil tanggung jawab sepenuhnya atas tindakan dan dampak tindakan tersebut.

"Ada penyesalan dalam permintaan maaf yang tulus dan janji bahwa kejadian itu tidak akan terulang lagi, bukan malah disertai dengan syarat atau embel-embel tertentu," ujar Linda kepada Wartawan, Selasa 5 Mei 2020.

Tak hanay itu saja bahkan menurut Linda, jika seseorang meminta maaf dengan adanya embel-embel tersebut hal ini bukanlah permintaan maaf secara sunguh-sungguh dan sadar bahwa dia telah melakukan kesalahan dan minta tulus meninta maaf.

Bahkan dalam kasus ini juga secara khusus, Ferdian menuliskan bahwa ia akan menyerahkan diri ke kepolisian jika followers tembus 30k.

"Karena setiap tindakan memiliki arti, maka dari sini terlihat bahwa 30k followers memiliki arti penting bagi dirinya dan bisa saja dinilai memberikan keuntungan kepadanya sehingga ia mau melakukan tindakan tertentu (menyerahkan diri ke polisi)," ungkap Linda.

"Jika syarat atau keinginannya tidak terpenuhi, maka ia belum tentu akan mau menyerahkan diri ke polisi."

Namun tak hanya itu saja bahkan Linda juga mengatakan bahwa terkait Fedian tersebut masih memiliki kepentingan pribadi .


Share :