Mengejutkan, Hingga April Terdapat 1.561 Kasus DBD di Sumsel

Mengejutkan, Hingga April Terdapat 1.561 Kasus DBD di Sumsel

Ahmad
2020-04-08 16:30:00
Mengejutkan, Hingga April Terdapat 1.561 Kasus DBD di Sumsel
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Kasus demam berdarah dengue di Sumatera Selatan (Sumsel) tercatat 1.542 kasus. Tiga orang anak-anak dilaporkan meninggal dunia.


Kasi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Sumsel Muyono mengatakan, meski sudah tembus lebih dari 1.500 kasus, terjadi penurunan jumlah pasien setiap bulan.


"Pada Januari ada 623 kasus, Februari 554 kasus, Maret 365 kasus. Jadi setiap bulan terus menurun," ujar Muyono dilansir Antara, Rabu 8 April 2020.


Kasus DBD yang mencapai 1.542 pada Januari-Maret 2020 juga tercatat menurun jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019 dengan 1.683 kasus.


Sementara kasus DBD sejak 1 Januari-6 April 2020 mencapai 1.561 kasus. Kasus paling banyak berada di Kota Palembang dengan 316 kasus dan Prabumulih 207 kasus.


Kasus terbanyak selanjutnya ditemui di Kabupaten Muara Enim sebanyak 157 kasus, Musi Banyuasin 151 kasus, Banyuasin 147 kasus, Kota Lubuklinggau 102 kasus, Lahat 92 kasus, dan Ogan Komering Ulu Timur 79 kasus.


"Kami berharap kasusnya terus turun, karena di Sumsel puncak DBD biasanya bulan Januari, sehingga kami tetap waspada," tambah Muyono.


Muyono mengatakan penanganan kasus DBD tetap maksimal, meski seluruh unit pelayanan kesehatan di Sumsel sedang sibuk menangani wabah COVID-19. Selain itu, upaya-upaya pencegahan masih terus disosialisasi kepada masyarakat terkait pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta langkah 3M, yakni menguras, mengubur, dan menutup.


Share :