Jika Opsi Lockdown Jadi Pilihan, Ini Yang Dilakukan Mendag

Jika Opsi Lockdown Jadi Pilihan, Ini Yang Dilakukan Mendag

Ahmad
2020-03-19 09:53:19
Jika Opsi Lockdown Jadi Pilihan, Ini Yang Dilakukan Mendag
Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Supramanto. Foto: Istimewa
Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Supramanto menanggapi opsi lockdown akibat wabah virus corona (COVID-19). 

"Berkaitan situasi lockdown. Situasi ini kemungkinan tidak diharapkan terjadi," kata Agus pada konferensi pers, Rabu 18 Maret 2020.

Namun, Agus menilai opsi lockdown akan dipertimbangkan pemerintah sebagai jalan terburuk. Hal ini tidak lepas dari meningkatnya kasus positif corona dari hari ke hari di Indonesia. 

Jika memang nantinya opsi lockdown idiambil, Agus akan mengambil sejumlah langkah.

"Kami akan minta stok ditingkatkan. Mungkin akan double atau sampai jangka panjang. Jadi kita antisipasi situasi dengan situasi tersebut. Stok akan double, (Dari) 100 jadi 300 atau 500. Ini kita antisipasi sesegera mungkin," sebutnya.

Opsi lockdown seharusnya bisa dipertimbangkan kembali, pasalnya hingga Rabu (18/3/2020), Pemerintah telah mengumumkan tambahan kasus corona (COVID-19) di Indonesia. Di mana ada total 227 kasus positif corona.

Sebanyak 125 kasus positif corona ternyata ada di DKI Jakarta. Berdasarkan pemantauan dari situs resmi DKI Jakarta untuk Covid-19, seperti dikutip Kamis 19 Maret 2020, tercatat masih ada 353 pasien yang menunggu hasil.

Di seluruh Indonesia sendiri, saat ini ada 862 Orang dalam Pemantauan dan 374 total pasien dalam pengawasan.

Sedangkan terkonfirmasi positif mencapai 227 kasus positif, 197 orang dirawat 11 pasien sudah dinyatakan sembuh. Sementara 19 pasien meninggal dunia.

Share :